Jakarta, 31 Juli 2025 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan kinerja keuangan impresif pada semester pertama tahun 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp26,5 triliun. Pencapaian ini mencerminkan ketangguhan BRI dalam menghadapi tantangan ekonomi serta efektivitas strategi perusahaan dalam memperkuat sektor mikro dan melakukan transformasi digital secara berkelanjutan.
Kinerja Solid di Tengah Dinamika Ekonomi
Direktur Utama BRI, Sunarso, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil konsistensi BRI dalam fokus bisnis di segmen mikro serta akselerasi digitalisasi layanan. “Pertumbuhan laba ini menjadi bukti nyata kekuatan model bisnis BRI yang berorientasi pada kerakyatan serta adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan nasabah,” ujarnya dalam paparan publik.
Total aset BRI juga mengalami pertumbuhan signifikan dan kini mencapai lebih dari Rp1.950 triliun, didukung oleh pertumbuhan kredit yang solid terutama dari sektor UMKM.
Fokus pada Pembiayaan Mikro
Segmen mikro masih menjadi tulang punggung pertumbuhan kredit BRI. Pada semester I-2025, penyaluran kredit mikro tumbuh dua digit secara tahunan, mencerminkan keberhasilan BRI dalam menjangkau pelaku usaha kecil di seluruh penjuru Indonesia.
BRI tercatat telah menyalurkan kredit kepada lebih dari 36 juta nasabah UMKM, termasuk melalui platform BRI Ceria, Pinang, dan dukungan pembiayaan melalui AgenBRILink.
Transformasi Digital Berkelanjutan
Transformasi digital menjadi faktor kunci keberhasilan BRI dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Aplikasi BRImo mencatat pertumbuhan pengguna aktif yang signifikan, dengan lebih dari 32 juta pengguna per Juni 2025, serta volume transaksi digital yang mencapai Rp2.000 triliun.
Digitalisasi tidak hanya meningkatkan kenyamanan nasabah, tetapi juga memperluas jangkauan layanan ke daerah pelosok melalui infrastruktur teknologi dan jaringan AgenBRILink.
Komitmen untuk Indonesia
Selain fokus bisnis, BRI juga menegaskan komitmennya terhadap pembangunan ekonomi nasional melalui program pemberdayaan UMKM, literasi keuangan, serta penguatan ekosistem ekonomi digital desa.
“BRI hadir untuk memberdayakan Indonesia, dan kami akan terus memperluas akses keuangan bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan formal,” tambah Sunarso.
Dengan pencapaian ini, BRI menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar penting sektor perbankan nasional yang tidak hanya berorientasi pada profit, namun juga mendorong inklusi dan transformasi ekonomi Indonesia secara menyeluruh.