Jakarta, September 2025 — Di tengah maraknya pilihan instrumen investasi seperti saham, reksa dana, hingga aset kripto, deposito berjangka masih menjadi andalan banyak masyarakat Indonesia, khususnya melalui layanan bank digital. Tingkat bunga yang kompetitif, kemudahan akses, dan jaminan keamanan dari LPS membuat deposito digital tetap relevan sebagai pilihan investasi konservatif.
🏦 Peralihan ke Platform Digital
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak masyarakat mulai meninggalkan bank konvensional dan beralih ke bank digital. Dengan aplikasi yang user-friendly, proses buka deposito kini bisa dilakukan hanya dalam beberapa menit—tanpa perlu ke kantor cabang.
Beberapa bank digital yang populer menawarkan produk deposito dengan suku bunga menarik hingga 6–7% per tahun, jauh di atas suku bunga tabungan biasa yang berkisar 0,5–1%.
📈 Alasan Deposito Digital Masih Diminati
1. Bunga Kompetitif
Bank digital berlomba-lomba memberikan bunga tinggi untuk menarik nasabah, terutama karena mereka tidak memiliki biaya operasional fisik yang besar seperti bank tradisional.
2. Aman dan Dijamin LPS
Dana deposito di bank digital tetap dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, asalkan memenuhi syarat 3T: tercatat, tidak melebihi bunga penjaminan, dan tidak terindikasi fraud.
3. Tenor Fleksibel
Beberapa bank menawarkan pilihan tenor mulai dari 1, 3, 6, hingga 12 bulan, bahkan ada yang bisa dicairkan fleksibel tanpa penalti.
4. Proses 100% Online
Seluruh proses—dari pembukaan, penempatan dana, hingga pencairan—bisa dilakukan dari smartphone. Ini menjadikan deposito digital sangat praktis, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z.
💡 Deposito vs Instrumen Investasi Lain
| Instrumen | Risiko | Imbal Hasil (rata-rata) | Likuiditas |
|---|---|---|---|
| Deposito Digital | Sangat Rendah | 5–6% per tahun | Rendah (tenor tertentu) |
| Reksa Dana Pasar Uang | Rendah | 4–5% | Tinggi |
| Obligasi Negara | Rendah–Sedang | 6–7% | Sedang |
| Saham | Tinggi | Fluktuatif | Tinggi |
| Kripto | Sangat Tinggi | Sangat Fluktuatif | Tinggi |
Meskipun return deposito tidak sebesar saham atau aset spekulatif lainnya, stabilitas dan keamanan tetap menjadi daya tarik utama.
📝 Tips Memilih Deposito Digital
-
Periksa legalitas bank – Pastikan bank digital terdaftar dan diawasi oleh OJK.
-
Cek suku bunga – Bandingkan suku bunga antar bank, tetapi pastikan masih dalam batas penjaminan LPS.
-
Lihat tenor dan fleksibilitas pencairan – Pilih yang sesuai kebutuhan keuangan kamu.
-
Gunakan fitur auto-rollover jika ingin memperpanjang otomatis tanpa harus membuka ulang.
📌 Penutup
Meski kini tersedia berbagai opsi investasi, deposito digital tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan imbal hasil stabil, risiko rendah, dan kemudahan dalam pengelolaan dana. Terutama di masa ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, stabilitas sering kali lebih dihargai daripada spekulasi.